
Sekolah Lokal Jauh Hanya Tiga Kelas, Butuh Sumbangan Buku dan Beasiswa
Empat tahun sejak lahan transmigran Rawa Kolang dibuka, sekolah sama sekali belum ada. Atas usaha Edy Saputra (saat itu pegawai RRI), tahun 2004 akhirnya ada Sekolah Lokal jauh di Balai Desa. Tiga tahun kemudian, barulah didirikan bangunan sekolah tiga ruangan. Tenaga pendidik dua orang, direkrut dari warga trans sendiri. Gaji awal kadang tak sampai Rp100 ribu sebulan.
DAME AMBARITA, RAWA KOLANG

Air Coklat Kehitaman Kelebihan Magnesium, Itupun Dikosumsi Juga
Kerasnya kehidupan warga transmigran di Rawa Kolang tak hanya soal kegagalan dalam bertani. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih saja, mereka harus rajin-rajin berharap hujan turun. Kalau hujan tak turun, ya terpaksa konsumsi air parit yang berwarna coklat kehitaman, dan konon kata para ahli si PDAM, mengandung magnesium di atas ambang batas. Ck ck ck!
DAME AMBARITA, RAWA KOLANG

8 Tahun Bertahan di Lahan Bekas Rawa, Ubi pun Ogah Berbuah
Sudah delapan tahun lebih lamanya, ratusan warga transmigran mencoba bertahan hidup di Rawa Kolang, Tapanuli Tengah. Tahun-tahun pertama, semangat ‘bertarung’ melawan kerasnya alam di atas lahan gambut itu masih membuncah. Tahun kedua, puluhan keluarga menyerah dan memilih hengkang. Awal 2009, tinggal 40-an KK yang bertahan. Itupun karena tak punya pilihan yang lebih baik.
DAME AMBARITA, RAWA KOLANG

Ketika Kapal Pompong Berjuang Melawan Trawler
Laporan PURNIMASARI, Bagansiapi-api purnimasari@riaupos.com
Pemasok ikan terbesar di Bagansiapi-api sebenarnya ada tiga. Yakni Panipahan, Pulau Halang dan Sinaboi. Dari ketiga tempat ini, Panipahan adalah yang terbesar. Namun, meski berada di tengah surga ikan itu, kini para nelayan tempatan menjerit melawan deraan pukat harimau. Tidak hanya dari nelayan provinsi tetangga seperti Sumatera Utara dan Aceh, namun juga bertanding melawan Popeye si pelaut dari luar negeri seperti Thailand dan Malaysia.
saya termasuk putra melayu yang bangga dg budayany dan senang membaca sejarah melayu.namun dalam berbagai refe -
Sedih pilu jiwa dan raga,Perihal anak2\r\nberdarah amirulmukminin.Masa sampai kini anak cucu masih lagi berset -
jadilah pulau air raja pulang yang ramai -

Dalam tradisi kebudayaan Melayu, seseorang yang memilih menjadi “pendekar “, berarti memilih “jalan keris“. Sama halnya dengan tradisi dalam budaya Jepang, bilam ...

Telah kau hunus keris
telah kau tusuk dendam
telah kau bunuh dengki
tetapi, siapakah yang telah ...

Hari ini, 17 Juli 2010, Batam Pos Entreprenur School (BPES) berusia satu tahun. Diusianya yang masih muda, BPES sudah mendapat pengakuan sebagai institusi yang peduli pada usah ...