Bisnis  RDK Gandeng Saudagar Melayu Budaya  Wapres Jusuf Kalla Bersedia Hadir Pada Acara Perhelatan Tamadun Melayu Antar Bangsa di Lingga Jurnalistik  Dua Tokoh Pers Raih Anugerah, Ramon Moderator Nasional Sahabat  Puisi dari Komunitas Penyair Asean - Korea Aktifitas  Gubernur Kembali Cari Klub di Liga 2 Profil  Sebesar Apa Naga dalam Diri Kita

Rida mungkin telah ditakdirkan menjadi Raja Media di Sumatera Bagian Utara. Sukses dengan bisnis media, Rida seperti menggelinding ke dunia bisnis .Meski begitu sibuk degan berbagai kegiatan kewartawanan dan juga bisnisnya, ternyata Rida tak pernah lepas dari dunia kesusastraan dan perhatiannya terhadap pelestarian dan pengembangan budaya Melayu
 

MAKALAH

Download

Download

Home / Puisi

Kumpulan Puisi Tempuling

BULANG CAHAYA

Kamis, 15 Desember 2011 09:54 | Puisi

Elang putih
berekor panjang
mengigal berahi
di ujung tanjung
mengirim isyarat
ke semua pintu :

             Terimalah cintaku
             cinta tak berkeris
             cinta tak bersuku
             cinta yang tak tersurat
            dalam lagu-lagu

Angin berkisar
perahu berlayar
kudengar sendumu
di ujung sitar :

         layang-layang
         bertali benang
         putus benang
         tali belati
         cinta ku lepas, cinta ku kenang
         cinta sejati, ku biar pergi
         hati ku kusut
         rindu ku hanyut
         berahi ku luput

Ombak gemuruh
mengobar dendam
membakar hari
mengubur mimpi
mengirim rindu
ke semua pintu :

        Inilah cintaku
        ku dulang jadi timah
        ku pahat jadi patung
        ku rendam jadi rempah
        ku gulai bagai rebung
        ku simpan duka ku
        sampai ke ujung

Kemarau menderau
padang kerontang
sedih
pedih
dendam
rindu
sangkak
pantang
sumpah
seranah
jadi barah
jadi luka
sejarah

      Elang putih
      berekor panjang
      mengigal sendiri
      di ujung petang
       mengirim rindu
      ke semua pintu :
            Kini cintaku
            jadi sembilu

[1975/2001]


++ Lainnya »

++ Indeks »