Bisnis  RDK Gandeng Saudagar Melayu Budaya  Wapres Jusuf Kalla Bersedia Hadir Pada Acara Perhelatan Tamadun Melayu Antar Bangsa di Lingga Jurnalistik  Dua Tokoh Pers Raih Anugerah, Ramon Moderator Nasional Sahabat  Puisi dari Komunitas Penyair Asean - Korea Aktifitas  Gubernur Kembali Cari Klub di Liga 2 Profil  Sebesar Apa Naga dalam Diri Kita

Rida mungkin telah ditakdirkan menjadi Raja Media di Sumatera Bagian Utara. Sukses dengan bisnis media, Rida seperti menggelinding ke dunia bisnis .Meski begitu sibuk degan berbagai kegiatan kewartawanan dan juga bisnisnya, ternyata Rida tak pernah lepas dari dunia kesusastraan dan perhatiannya terhadap pelestarian dan pengembangan budaya Melayu
 

MAKALAH

Download

Download

Home / Budaya

Festival Sungai Carang Rangkaian FBK 2017

30 Kapal Diberi Nama Tokoh Melayu

Kamis, 05 Oktober 2017 15:14 | Budaya

"Deretan kapal hias akan kembali memenuhi Sungai Carang tahun ini dalam ajang Parade Kapal Hias, Festival Sungai Carang (FSC). Ada sedikit yang berbeda nanti soal penamaan kapal."



TANJUNGPINANG – TAHUN ini adalah tahun kelima FSC digelar. Ide Rida K Liamsi (RDK) ini terus dipertahankan dan kini menjadi agenda pemerintah setiap tahun yang disatukan dengan festival lainnya dengan konsep yang lebih besar dibungkus dengan Festival Bahari Kepri (FBK).

Dalam FSC ini, juga digelar lomba lainnya yang menambah kemeriahan acara lantaran melibatkan masyarakat dan pelajar yakni Lomba Drumband Antarpelajar, Lomba Pembacaan Girundam 12 untuk tingkat pelajar SMP dan SMA se Kepri. Lomba Kuliner 10 Kampung dan Parade Kapal Hias dengan tema Niaga atau Perdagangan.

Untuk Parada Kapal Hias, tahun ini pesertanya terbatas hanya 30 kapal saja dan nantinya setiap kapal diberi nama dari 30 tokoh dalam sejarah Melayu.

Ini merupakan ide Rida K Liamsi sekaligus penggagas FSC yang digelar sejak 2013 lalu. Rida menuturkan, pemilihan tema tersebut karena dulunya Sungai Carang merupakan pusat perekonomian. Para pedagangannya bukan hanya lokal namun juga manca negara.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri, Buralimar menuturkan, pendaftaran untuk empat kegiatan sudah mulai dibuka hari ini, Rabu (5/10).

Untuk Lomba Drumband, Gurindam 12, pendaftarannya di Kantor media harian Tanjungpinang Pos yang beralamat di Komplek Pinlang Mas, Batu 9, Tanjungpinang.

Sedangkan lomba Kuliner 10 Kampung dan Parade Kapal Hias langsung ke Kantor Dinas Pariwisata Provinsi Kepri, Dompak atau menghubungi Merry di nomor 081326650700.

”Sama seperti tahun lalu. Meski demikian, bagi peserta kapal hias yang ingin mendaftar di Tanjungpinang Pos juga bisa. Nanti ada yang membantu mengkomunikasikan ke Dispar Kepri,” paparnya.

Ada tiga kegiatan yang dilaksanakan dalam hari yang sama yaitu Lomba Drumband, Gurindam 12 dan Kuliner 10 Kampung. Kegiatan dipusatkan di Tepilaut, Selasa (17/10) mendatang.

Yang pertama digelar pada, 17 Oktober nanti adalah, Lomba Drumband dan Kuliner 10 Kampung pada pukul 08.00 WIB. Setelah itu dilanjutkan dengan lomba Pembacaan Gurindam 12. ”Pembahasan kegiatan sudah matang. Tinggal pelaksanaan technical meeting bersama peserta nantinya,” tuturnya.

Kegiatan tersebut diperkirakan bakal diikuti 1.000 orang pelajar dari 20 sampai 25 peserta grup drumband. Karena satu grup, biasanya pesertanya 40 hingga 70-an orang.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, HZ Dadang AG menyambut baik acara yang dilaksanakan lima tahun terakhir ini. Menurutnya, melalui kegiatan ini memacu siswa untuk menampilkan atraksi terbaik lantaran ada persaingan yang ketat di kalangan pelajar.

”Kita siap dukung sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Seluruh sekolah yang memiliki alat drumband dan personel akan turut bertanding,” tuturnya.

Begitu juga dengan Kadisdik Kepri yang siap mendukung kegiatan tersebut dengan menghubungi pihak sekolah tingkat SMA sederajat di Kepri untuk ikut serta.

FBK Dimulai dari Karimun
Pagelaran akbar Festival Bahari Kepri (FBK) ke-2 rencananya dimulai dari Kabupaten Karimun dengan perhelatan kesenian tradisional Dangkong Dance Festival yang rencananya terpusat di lapangan Coastal Area Karimun.

Rencananya, acara ini digelar, tanggal 13-14 Oktober mendatang. Dimana Gubernur Nurdin bersama rombongan yang akan membuka acara tersebut. Hal itu disampaikan Kadispar Kepri Buralimar di sela-sela memimpin rapat gabungan di kantor Gubernur Kepri, Senin (2/10).

”Event ini permintaan secara khusus almarhum Kadispar Karimun Syuryaminsyah. Kalau mereka di Karimun ingin berpartisipasi untuk meramaikan acara FBK tahun ini. Dan Pemkab Karimun sudah siap sepenuhnya,” terang Buralimar kepada wartawan di kantor Gubernur Dompak.

Sebagai informasi bahwa, setiap tahun Dangkong Dance Festival di Karimun selalu sukses. Tidak hanya disambut wisatawan lokal melainkan, wisatawan asing dari negara Singapura, Malaysia turut hadir dan menyemarakkan acara.

”Lewat FBK inilah, tradisi budaya bahari yang sudah ada sejak masa lampau kita hidupkan kembali. Event ini juga jadi ciri khas masyarakat di sana,” terangnya.

Lewat Festival Dangkong ini pula, sambung Buralimar, Karimun menjadi perhatian dunia yang cinta akan kesenian. Biasanya even ini bakal diikuti Malaysia dan Singapura.

Biasanya pengalaman Pemkab Karimun, peserta yang datang dari Singapura dan Malaysia datang ber-grup. Tidak hanya itu, ada juga peserta grup tari dari Jakarta dan Jambi. ”Masing-masing peserta bakalan mengirim satu grupnya dalam festival itu,” ujarnya.

”Kita sangat berharap, tidak hanya target wisman tercapai, melainkan daya beli masyarakat di kalangan usaha kecil mampu terdorong,” harapnya.

Ketua Association of the Indonesian Tours & Travel Agencies Tanjungpinang, Sapril Sembiring menambahkan, secara umum para pengusaha tour dan travel di Tanjungpinang dan Pulau Bintan akan sama-sama mempromosikan FBK tahun 2017 ini.

FBK kali ini, tentunya harus lebih semarak dari tahun lalu. Safril berharap jelang pelaksanaan mulai dari event perdana sampai akhir, para penyelenggara terus meningkatkan koordinasi. Misalnya, Festival Kuliner 10 Kampung.

”Masyarakat umum secara luas saat ini sudah harus tahu dimana lokasi dan menu apa saja yang dipromosikan,” ujarnya. Saat ini Asita Tanjungpinang melalui berbagai media, misalnya seperti Facebook, Instagram, Tweeter sudah mulai dipasarkan.(DESI-SUHARDI)


++ Lainnya »

++ Indeks »