Bisnis  RDK Gandeng Saudagar Melayu Budaya  Junaidi Syam Seniman/ Budayawan Pilihan Sagang Jurnalistik  Nilai Seorang Wartawan Adalah Tulisan Sahabat  Puisi dari Komunitas Penyair Asean - Korea Aktifitas  Gubernur Kembali Cari Klub di Liga 2 Profil  Sebesar Apa Naga dalam Diri Kita

Rida mungkin telah ditakdirkan menjadi Raja Media di Sumatera Bagian Utara. Sukses dengan bisnis media, Rida seperti menggelinding ke dunia bisnis .Meski begitu sibuk degan berbagai kegiatan kewartawanan dan juga bisnisnya, ternyata Rida tak pernah lepas dari dunia kesusastraan dan perhatiannya terhadap pelestarian dan pengembangan budaya Melayu
 

MAKALAH

Download

Download

Home / Jurnalistik

Konferensi wilayah PWI Tanjungpinang - Bintan

Nilai Seorang Wartawan Adalah Tulisan

Rabu, 19 September 2018 10:12 | Jurnalistik

TANJUNGPINANG – Gubernur Kepri H Nurdin Basirun membuka secara resmi Konferensi wilayah (Konferwil) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tanjungpinang-Bintan di Hotel Pelangi, Selasa (18/9) kemarin.

Hadir saat pembukaan itu, tokoh media di Provinsi Kepri, seperti Rida K Liamsi, Marganas Nainggolan, Candra Ibrahim, Robin Simanungkalit dan para wartawan senior.

Hadir juga Ketua dan pengurus cabang PWI Kepri serta tokoh Provinsi Kepri, Huzrin Hood, H Syahrul Walikota Tanjungpinang terpilih, Bobby Jayanto, Kajati Kepri, Polres Tanjungpinang AKBP Ucok Lasdin Silalahi, perwakilan TNI AL, TNI AU dan TNI AD.

Ketua PWI Provinsi Kepri, Ramon Damora menuturkan, bahwa momen Konferwil PWI Tanjungpinang-Bintan ini sebagai semangat baru, gairah baru bagi insan pers khususnya di Pulau Bintan saat ini.

Dalam sambutannya, Ramon menyampaikan, semangat menyelenggarakan Konferwil ini tidak hanya sebatas memilih dan membentuk pengurus baru, melainkan juga lewat momen penting ini, dia melihat saat itu pula semangat insan pers di Ibukota Provinsi Kepri yang dulunya sempat tidak efektif kini kembali bergairah kembali.

”Piala rindu yang kita pegang tadi bertemunya kembali sebuah keluarga besar dengan semangat cinta membara. Bukan gombal Nurdin yang mampu memikat kita, tapi airmata Datok Rida yang seakan menetes di pipi kita semua, selebihnya, tuntaskanlah. Selamat berkongres. Saya pamit ke Jakarta,” ujar Ramon.

Sementara tokoh pers Provinsi Kepri Rida K Liamsi, juga menyampaikan hal yang sama. Bahwa momentum Konferwil ini momen dimana, ajang silaturahmi yang selama ini sempat tidak efektif, saat ini di dalam forum ini dia menyampaikan, kalau semangat gairah itu ada.

Rida sempat menyinggung bahwa untuk bergabung menjadi keanggotaan apalagi membentuk Konferwil seperti saat ini, tidak mudah di dalam PDPRT PWI.

”Saya saat disampaikan bahwa ada puluhan anggota yang sudah tergabung di sini, sangat menyambut baik. Dulu pertama kali PWI di sini akan dibentuk, untuk mencari pengurus yang sudah memenuhi persyatan saja susah,” tambah Rida.

Tak hanya itu juga, Rida bahkan sempat menyinggung terkait persoalan kantor sekretariat PWI di Ibukota Provinsi Kepri. Di depan tokoh dewan pers serta Gubernur Kepri dan Walikota Tanjungpinang dan pejabat Pemkab Bintan yang hadir, dia menyampaikan, bahwa pemerintah daerah harus ikut andil atas keberadaan insan pers di Provinsi Kepri saat ini.

”Selama ini belum ada kantor sekretariat khusus, mohon ke depan pemerintah bantu mencarikan solusinya. Saya titipkan adek-adek ini kepada pak gubernur dan pak wali kota,” pinta Rida.

Rida juga mengatakan, nilai seorang wartawan adalah hasil karyanya, tulisannya, beritanya. Bukan kartu wartawan ditunjukkan dimana-mana.

”Saat ini, berita bukan lagi peluru, tapi akomodatif. Artinya kebutuhan bersama,” pesannya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Kepri H Nurdin Basirun menambahkan, bahwa semangat insan pers di Provinsi Kepri ini perlu didorong dan mendapatkan dukungan penuh.

Ia mengatakan, wartawan di Kepri sudah andal dan bermartabat sesuai tema konferwil.

Berbagai pengalaman yang dia sampaikan selama berkomunikasi dengan insan pers di Kepri.

”Bahkan naik mobil dan saya yang bawa mereka mutar-mutar, sudah sering. Itulah, kedekatan antara saya dan adek-adek wartawan, tidak ada jarak diantara kita,” tambahnya.

Nurdin juga bahkan sangat respon positif terkait wacana akan ada kantor sekretariat permanen PWI di Ibukota Provinsi Kepri.
Bahkan dirinya meminta agar ke depan tidak ada lagi kantor PWI misalnya, berada di dalam ruko, ada baiknya memiliki kantor sekretariat permanen.

”Jika perlu disitu kantor sekretariat, media online, televisi serta surat kabar,” janji Nurdin. (ais)


++ Lainnya »

++ Indeks »